Kadang kita bingung mengkombinasikan dengan berbagai produk yang beredar saat ini. Salah satu yang populer adalah Vitamin C. Vitamin C atau sebutan lain yang tidak kita kenal dengan Absorbic Acid terkenal banget dengan efek mencerahkannya. Wajar kalo banyak banget merek yang menggunakan Vitamin C sebagai bahan ambassador-nya.

Kita bisa mendapatkan Vitamin C dari banyak makanan seperti jeruk, strawberry, lemon, dsb. Mereka juga banyak digunakan dalam produk kosmetik dan banyak juga yang mengkonsumsinya dalam bentuk kapsul. Bahkan ada trend suntik vitamin C.

Kejauhan ya kalo bahas sampai situ. Kali ini aku pengen membahas lengkap tentang Serum Vitamin C nih. Mulai dari manfaat, kekurangan, cara pemakaian sampai dengan bahan-bahan apa saja yang cocok dikombinasikan dengan bahan ini.

Bukan Sponsor -> Produk yang aku gunakan adalah BY WISHTREND Pure Vitamin C 21.5 Advanced Serum




Manfaat Vitamin C

Manfaat dari Vitamin C banyak banget, antara lain:

Mencerahkan Kulit

Vitamin C menghilangkan pigmentasi pada kulit yang diproduksi oleh melanin. Ini sangat baik sekali untuk mencerahkan warna kulit dan menyamarkan bekas jerawat.

Exfoliation

Vitamin C meng-exfoliate kulit kita dengan membersihkan kulit mati makanya kulit kita terasa super duper lembut setelahnya. Dan ini juga memaksimalkan penyerapan pada produk yang akan kita pakai setelahnya.

Memproduksi Ceramide

Ceramide sangat bagus untuk memperkuat barrier pada kulit kita. Ini sangat penting banget karena seiring dengan bertambah usia kita, produksi ceramide kita semakin berkurang.

Memproduksi Kolagen

Kolagen berperan penting dalam membuat kulit kita kenyal. Serum Vitamin C meransang produksi kolagen yang berfungsi mencegah tanda-tanda penuaan seperti garis halus atau keriput.

Antioksidan

Vitamin C juga mengandung antioksidan yang sangat membantu kulit kita kembali “sehat” setelah sekian lama terkena paparan sinar matahari bahkan laser sekalipun. Vitamin C dikenal untuk memperbaiki beberapa tanda kerusakan akibat sinar matahari, seperti perubahan warna dan garis-garis halus. Sifat antioksidan yang kuat dari serum vitamin C -lah yang bertanggung jawab untuk menyembuhkan beberapa tanda penuaan dan mengurangi bintik-bintik penuaan. Bisa dibilang Vitamin C mengurangi gejala inflamasi pada kulit kita.

Banyak banget kan manfaatnya? Wajar kalo banyak banget versi serum vitamin C yang diproduksi mulai dari merek drugstore sampe versi high end-nya. Serum vitamin C juga dibuat dalam versi oil base dan water base. Tapi meskipun ada versi oil base dan water base-nya, biasanya mereka punya oil free texture yang hasilnya jadi velvety matte. Kamu bisa memilihnya sesuai dengan jenis kulit, kebutuhan dan kantong kamu. Daaannn… hati-hati buat kamu yang punya sensitive skin. Kadang serum vitamin C ini agak setereong. Tapi tenang bok, ada serum yang memang khusus dibuat untuk kulit sensitif.

Pemakaian Serum Vitamin C

Vitamin C sangat baik dan efektif untuk after sun care, oleh karena itu sangat direkomendasikan untuk menggunakannya malam hari.

Setelah memakainya di malam hari, pastikan kamu membersihkannya dengan baik pada pagi harinya. Pastikan kamu menggunakan mild cleanser untuk memastikannya bersih.

Kalo kamu pengen menggunakan vitamin C di pagi hari, boleh. Tapi jangan lupa untuk selalu memakai Suncreen aka SPF setelah pemakaian Vitamin C

PS from me: Mau pake atau nggak pake Vitamin C, SPF itu penting!!

Kekurangan Serum Vitamin C

Kekurangan terbesar dari serum vitamin C adalah ketidakstabilannya. Vitamin C sensitif banget dengan sinar matahari dan panas. Cahaya dan udara bisa mengubah sifat bahan aktif yang terkandung dan membuatnya menjadi useless. Bahkan bisa membuat kita iritasi. Oleh kerana itu, kita sebaiknya memilih produk yang dikemas dalam wadah buram dan kedap udara. Sebaiknya taruhlah di kulkas atau di tempat yang teduh.

Dan hati-hati banget nih sebelum membeli, kamu haru tau bahwa produk yang diberi label vitamin C sebagai bahan utama mungkin tidak mengandung vitamin C. Periksa selalu label bahan sebelum kita membeli produk.

Kombinasi Serum Vitamin C dengan Bahan Lain

Do Mix With Vitamin C

1. Vitamin E

Vitamin E besifat fat soluble dan Vitamin C bersifat water soluble. Jika keduanya dipakai bersamaan, mereka akan bekerja sama menambah kekuatan penyerapan produk ke kulit kita dan mensupport fungsi aktioksidan masing-masing. Vitamin E dan Vitamin C juga membantu melindungi kulit kita dari bahaya UV.

Contoh penggunaan : Kamu bisa menggunakan serum vitamin C dan cream Vitamin E secara bersamaan.

2. Essence, Serum or Moisturizer with Rich Hydration

Vitamin C tentu punya efek melembabkan, akan tetapi vitamin C saja kurang cukup untuk menghidrasi kulit kita. Kenapa mereka berdua cocok? Karena setelah memakai Vitamin C, produk yang dipakai selanjutnya akan menyerap lebih baik khususnya untuk yang punya kulit kering.

3. Arbutin

Arbutin mencegah produksi melanin di kulit dan vitamin C menghilangkan pigmentasi yang diproduksi melanin. Mengkombinasikan keduanya membuat efek pencerahan yang kita inginkan menjadi lebih tokcer.

4. Peptide

Peptide dan Vitamin C akan menghasilkan Kolagen. Peptide dikenal dapat menyerap sampai lapisan kulit terdalam untuk membentengi kulit kita. Dan peptide juga merangsang pembentukan kolagen. Efek jika keduanya digunakan bersamaan, mereka akan memproduksi kolagen, membantu mengurangi kerutan dan menambah elastisitas kulit.

Don’t Mix With Vitamin C

1. AHA/BHA (Chemical Exfoliation)

Jangan pernah mencampur 2 exfoliator secara bersamaan. Kenapa? Karena bakal over exfoliation. Bahaya banget untuk kulit sensitif. Kamu bakal iritasi dan kulitmu bakal lebih sensitif.

2. Niacinamide

Niacinamide adalah salah satu tipe Vitamin B yang membantu kulit menjaga kelembabannya dan merangsang produksi Ceramide. Kenapa mereka nggak cocok? Niacinamide akan merubah warna dari vitamin C menjadi kuning. Dan kita tau kalo vitamin C berubah warna, efektifitasnya akan hilang dan bisa mengiritasi kulit. Selain itu mereka juga berfungsi di Level pH yang berbeda. Jelas lah ya mereka bukan jodoh.

Kalo kamu liat ada produk yang punya kandungan keduanya, jangan khawatir. Kemungkinan besar mereka sudah diukur takarannya supaya bisa berfungsi dengan baik.

3. Benzoyl Peroxide

Benzoyl Peroxide biasa digunakan untuk perawatan jerawat yang bisa membunuh bakteri melalui oksidasi. Kalo Vitamin C berfungsi untuk menghilangkan bekas jerawatnya, Benzoyl Peroxide berfungsi untuk nge-treat jerawat yang masih aktif.

Sama halnya dengan Niacinamide, Benzoyl Peroxide akan membuat Vitamin C kehilangan powernya.

4. Kolagen

Meskipun Vitamin C membantu merangsang produksi kolagen, tidak berarti mereka cocok jika dipadu padankan dalam satu skincare routine. Kolagen berfungsi mendorong elastisitas dan peremajaan kulit. Jika mereka dipasangkan, tektur keduanya akan bertabrakan dan menyumbat pori-pori yang mencegah formula menyerap ke kulit kita. What’s the point of having it then?

Baiklah ibu-ibu, bagaimana penjelasannya apakah mumetin? Baeklah karena aku juga pusing nulisnya, aku sudahi dahulu ya. Jika ada pertanyaan bolehlah berkomen dibawah. Thank you for reading. xoxo