Helloo…

Setelah sekian lama aku menghilang, balik lagi dengan postingan tentang salah satu bahan skincare favorite. Kalo kemarin sempat membahas tuntas tentang Vitamin C, kali ini let’s talk about AHA.

Sebagai salah satu komposisi bahan kecantikan paling popular saat ini, AHA atau Alpha Hydroxy Acid sangat terkenal sebagai bahan (chemical) exfoliator atau peeling yang berguna untuk menghilangkan kulit mati. AHA juga terkenal sebagai natural moisturizing agent.

Kita bisa menemukan AHA di berbagai produk skincare saat ini. AHA sebagai salah satu dari Lactic Acid juga berfungsi untuk menjaga barrier kulit dengan memperkuat stratum corneum yang “menyembuhkan” permukaan kulit yang sangat diperlukan untuk mendapatkan kulit yang sehat. Karena sifatnya yang water soluble acid membuatnya jadi lebih diserap oleh kulit. Jadi AHA membuat kulit kita jadi lebih menyerap kelembaban dibandingkan dengan bahan lainnya.

Nah loh, biasanya kan exfoliator malah membuat kulit kita jadi kering. Ini bedanya, AHA membuat kulit jadi lebih lembab pada saat exfoliasi. Ini membuat kulit kita jadi lebih mulus dan halus. AHA juga membuat kulit kita jadi lebih cerah. Wajar lah ya kalo AHA jadi salah satu bahan paling diminati oleh semua wanita.

Sebelum membahas lebih lanjut tentang produk apa saja yang bisa di Mix and Match dengan AHA ini, kita perlu tau tipe-tipenya. Ada 3 tipe dari AHA yang beredar di pasaran.

1. Glycolic AHA
2. Citric AHA
3. Mandelic AHA

 

GLYCOLIC ACID

Glycolic Acid adalah salah satu component yang bisa kita temukan di sugarcane dan mempunyai partikel terkecil dari semua jenis AHA. Ini lah yang membuatnya menjadi salah satu komponen paling bagus untuk menyerapan dan Glycolic Acid juga digunakan sebagai penyeimbang level pH pada kulit.

CITRIC ACID

Citric Acid adalah jenis AHA dengan kandungan vitamin C murni yang bisa kita temukan pada buah seperti orange, dan buah-buah yang yang serupa. Citric Acid juga mengontol konsentrasi level pH pada produk kosmetik yang kita gunakan.

MANDELIC ACID

Mandelic Acid biasa ditemukan pada Almond dan bekerja langsung pada Epidermis untuk menghilangkan sel-sel mati dari permukaan kulit kita.

Glycolic Acid dan Citric Acid biasanya digunakan untuk proses peeling karena pertikelnya yang kecil dan bisa meresap dengan mudah ke kulit. Disisi lain, Mandelic Acid sebagai jenis AHA yang punya partikel paling besar bekerja pada permukaan kulit saja dan tidak meresap pada kulit. Ini nih yang membuatnya punya efek samping seperti iritasi paling kecil. Mandelic Acid juga punya anti bacterial properties yang sangat efektif untuk mengatasi inflammatory acnes. Jadi kalau kamu nggak bisa exfoliate karena kulitmu berjerawat dan super sensitive, tapi pengen exfoliator yang gentle dan tidak membuatmu iritasi, Mandelic Acid bisa jadi pilihan terbaikmu.

Mandelic Acid mempromosikan perputaran sel dengan melarutkan Keratinocytes dengan menghilangkan kulit mati, memperbaiki tekstur kulit dan mencegah inflamasi jerawat. Mandelic Acid juga membantu melembabkan kulit setelah habis peeling. Ini juga mengatasi dan memperbaiki pigmentasi pada kulit dan penuaan dini.

– AHA PRODUCT COMBINATION – DON’T

AHA AND RETINOL

Vitamin A yang terdapat dalam Retinol sangat berguna untuk melawan kerutan di wajah dengan mengisi kekosongan pada lapisan epidermis dan dermis pada kulit. Tapi Retinol juga mempunyai efek peeling dengan merontokkan kulit mati. Ketika digunakan dengan AHA, mereka akan bekerja sebagai double peeling yang nantinya bisa menyebabkan iritasi kulit.

AHA DAN BHA

AHA dan BHA sudah semestinya tidak digunakan bersamaan. Mereka adalah jenis acid yang mempunyai efek yang mirip banget. Ketika digunakan bersama, ini akan sangat keras bagi kulit. Jika kamu ingin menggunakannya, gunakanlah salah satu saja dan gunakanlah yang sesuai dengan jenis kulitmu.

AHA DAN BENZOYL PEROXIDE

Benzoyl Peroxide mempunyai anti bacterial properties dan sangat efektif sebagai exfoliant. Ketika menggunakan moisturizer dengan kandungan Benzoyl Peroxide dengan produk lain dengan kandungan AHA, ini akan mengiritasi kulit.

AHA DAN VITAMIN C

Menggunakan keduanya bersamaan akan membuat kulit jadi sensitif. Karena keduanya sama-sama exfoliating properties. Jadi hindari pemakaian keduanya dalam satu rutinitas kalo kamu nggak mau kulitmu sensitif.

– AHA PRODUCT COMBINATION- DO

AHA DAN UV PROTECTION

AHA biasanya terdapat dalam exfoliating products, blackhead treatment cream, tightening pores products. Setelah memakai AHA, kulit biasanya menjadi sangat sensitif terhadap UV rays. Jadi sunblock adalah product wajib yang harus kamu pakai biar kulit nggak gosong.

AHA DAN EGF

AHA menghilangkan sel kulit mati yang membuat produk yang dipakai selanjutnya akan lebih meresap ke kulit. EGF menormalkan siklus perputaran kulit untuk mempercepat regenerasi kulit. Selain itu EGF juga memperkuat barrier kulit yang baik untuk merawat keriput.

AHA DAN VITAMIN E

Vitamin E adalah major lipid-soluble antioxidant yang terdapat pada epidermis dermis dan kornea. Vitamin E berfungsi untuk melindungi kulit dari peroxidation dan pro-oxidation. Ini akan memperbaiki mekanisme pertahanan kulit dan mencegah zat eksternal berbahaya yang menyerang kulit. Vitamin E dan AHA sangat bagus untuk anti aging karena membantu menjaga membran sel dan mencegah peradangan.

Begitu ya kira-kita ibu-ibu. Saat ini aku masih mencoba memakai beberapa rangkaian produk AHA seperti dari The Ordinary. Untuk resultnya akan menyusul ya.